Dinkes Tarakan Tegaskan Isu Flu Burung Tidak Benar

TARAKAN – Dinas Kesehatan Kota Tarakan menggelar press conference pada Kamis, 23 April 2026, di Kantor Dinas Kesehatan Tarakan, guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait isu flu burung dan larangan membeli ayam di pasar tertentu.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan dan turut dihadiri Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan. Dalam keterangannya, Dinas Kesehatan menegaskan bahwa informasi yang sempat beredar luas tersebut tidak tepat dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dijelaskan bahwa data yang beredar sebelumnya merupakan data internal yang bersifat laporan rutin, dan bukan merupakan informasi terkait adanya kasus flu burung di Kota Tarakan. Hingga saat ini, tidak terdapat indikasi adanya kasus flu burung yang memerlukan penanganan khusus sebagaimana yang disampaikan dalam isu yang beredar.

“Tarakan belum pernah ditemukan kasus flu burung, jadi kami juga kaget. Surat itu sebenarnya ditujukan kepada kepala puskesmas sebagai bentuk kewaspadaan dini,” jelas Kepala Dinas Kesehatan dr. Devi

Pihak Dinas Kesehatan juga menegaskan bahwa tidak pernah mengeluarkan imbauan ataupun larangan kepada masyarakat untuk tidak membeli ayam di pasar tertentu. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Melalui kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan sumber informasi yang diperoleh berasal dari instansi resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kesehatan bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif. (icha-dkisp)

Tinggalkan Balasan